VLSM Classless Subnetting

VLSM classless subnetting adalah suatu metode dalam classless subnetting di mana subnet mask dalam setiap subnet di dalamnya disesuaikan dengan jumlah host dalam masing-masing subnet tersebut, sehingga subnet mask pada setiap subnet bisa berbeda, tidak seperti pada SLSM classless subnetting dan classful subnetting yang masing-masing subnetnya memiliki subnet mask yang sama. Misalnya kita harus membuat subnet dengan kebutuhan seperti pada soal ini.

Buatlah subnet untuk suatu organisasi dengan empat divisi, dengan network address 192.168.16.0/24 dan jumlah host dalam masing-masing divisi sebagai berikut:
- Divisi I, 100 host
- Divisi II, 5 host
- Divisi III, 2 host
- Divisi IV, 10 host

Kita bisa membuat setiap divisi memiliki subnet mask yang berbeda-beda dengan mengacu pada network address yang sudah ditentukan. Cara perhitungan sama dengan SLSM classless subnetting dan classful subnetting, hanya saja setiap divisi dihitung masing-masing. Setelah dihitung, kita mendapatkan subnet mask untuk setiap divisi seperti berikut ini.

Divisi I
Subnet Mask: 255.255.255.128

Divisi II
Subnet Mask: 255.255.255.248

Divisi III
Subnet Mask: 255.255.255.252

Divisi IV
Subnet Mask: 255.255.255.240

Jika subnet mask sudah ditentukan, kita bisa menentukan pembagian IP address untuk masing-masing divisi. Berikut ini IP address yang dialokasikan untuk keempat divisi tersebut.

Divisi I
Network ID: 192.168.16.0
Broadcast Address: 192.168.16.127
Available IP Address: 192.168.16.1 - 192.168.16.126

Divisi II
Network ID: 192.168.16.128
Broadcast Address: 192.168.16.135
Available IP Address: 192.168.16.129 - 192.168.16.134

Divisi III
Network ID: 192.168.16.136
Broadcast Address: 192.168.16.139
Available IP Address: 192.168.16.137 - 192.168.16.138

Divisi IV
Network ID: 192.168.16.140
Broadcast Address: 192.168.16.155
Available IP Address: 192.168.16.141 - 192.168.16.154

Setelah setiap divisi mendapatkan range IP addressnya masing-masing, masih tersisa IP address yang tidak terpakai dimulai dari 192.168.16.156 sampai dengan 192.168.16.255. IP address tersebut masih dapat digunakan jika organisasi tersebut membutuhkan subnet tambahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s