Bandwidth, Throughput, & Goodput

Kayaknya sih udah sering kita ngeliat promo ISP (Internet Service Provider) yang nawarin bandwidth gede di promonya. Tapi biasanya habis itu yang make terus komplen gara-gara kecepatannya dianggap nggak sesuai dengan yang di iklan, dianggepnya ISP ngibulin konsumen. Misalnya ada yang ngiklan kalo bandwidth yang mereka kasih up to 2Mbps, tapi ternyata pas dipake kecepatannya cuma sekitar 120kBps. Terus yang make komplen, “Kok cuma 120kBps sih? Katanya 2Mbps!”

Sebelumnya, kita liat dulu satuan kecepatan yang dipakai. 2Mbps itu berarti kecepatannya 2 megabit per second, yang 120kBps itu berarti 120 kilobyte per second. Apa bedanya? Ya, itu beda banget. 1 byte itu sama dengan 8 bit, berarti 2 megabit (2 juta bit) itu harus dibagi 8 dulu baru bisa dapet angka kecepatannya dalam satuan byte. 2Mb itu kalo dijadiin ke satuan byte sama dengan 250kB. Terus apa ISP bikin promosi pake satuan Mbps buat nipu biar bandwidthnya keliatan lebih gede? Mungkin aja, tapi yang pasti sih standar satuan untuk perhitungan kapasitas bandwidth itu pake hitungan bit per second, bukan byte per second.

Tunggu, kalo begitu harusnya kecepatannya 250kBps? Kenapa dapetnya cuma 120kBps? Karena hitungan bandwidth itu selalu pake kata ‘up to’, yang berarti sukur-sukur kalo kecepatan kita bisa dapet segitu. Normalnya sih pasti lebih rendah dari itu, apalagi kalo lagi banyak yang make koneksi Internetnya. Lagian emang kapasitas bandwidth itu nunjukin kecepatan maksimum yang bisa didapet, bukan rata-rata kecepatan koneksinya.

Kalo rata-rata kecepatan koneksi sih istilahnya throughput. Sama kayak bandwidth, throughput ini dihitung pake satuan bit per second. Kita bisa minta ke ISP untuk dikasih koneksi dengan throughput sesuai dengan yang kita mau (misalnya kita minta throughput 2Mbps), tapi bayarnya pasti lebih mahal daripada minta koneksi dengan bandwidth segitu.

Throughput nggak ngitung nilai bit per second murni dari data yang kita transfer. Waktu kita transfer data lewat jaringan, data yang kita kirim pasti ukurannya sedikit lebih besar daripada ukuran aslinya waktu masih ada di komputer kita. Soalnya waktu dikirim lewat jaringan data yang kita kirim itu pasti ditambahin alamat komputer pengirim & komputer tujuan biar datanya nggak kesasar ke tempat lain. Nah, data-data tambahan yang ikut dikirim dengan data kita tadi itu juga masuk hitungan bit per second di throughput.

Throughput emang nggak ngasih transfer rate yang murni karena data-data alamat komputer pengirim & penerimanya juga masih dihitung. Tapi kalo kita mau hitungan kecepatan untuk transfer rate yang murni, misalnya kalo kita kirim data ukurannya 2MB yang dihitung kecepatan transfernya bener-bener cuma yang 2MB itu tanpa tambahan-tambahan data untuk pengiriman di jaringan, kita bisa minta goodput dari ISP. Cuma ya…kalo kita minta goodput 2Mbps dari ISP, pasti bayarnya lebih mahal daripada minta throughput 2Mbps. Soalnya kalo data-data alamat komputer & yang lainnya nggak dihitung, berarti kecepatannya harus ditambah biar yang dihitung di 2Mbps itu bener-bener murni data yang kita kirim. Karena kecepatannya ditambah, berarti harganya bakal jadi lebih mahal.

Yang biasanya minta throughput & goodput itu perusahaan-perusahaan yang butuh koneksi Internet yang kualitasnya bagus & stabil sih. Jarang kayaknya orang-orang minta throughput atau goodput dari ISP untuk pemakaian pribadi, gw belum pernah liat ada yang begitu soalnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s