IP Class & Private Network

Semua IP address yang tersedia pada IPv4 dibagi ke dalam class-class. Berikut ini adalah class dari IP address tersebut.

Class A
Address Range: 0.0.0.0 s/d 126.255.255.255

Class B
Address Range: 128.0.0.0 s/d 191.255.255.255

Class C
Address Range: 192.0.0.0 s/d 223.255.255.255

Class D
Address Range: 224.0.0.0 s/d 239.255.255.255

Class E
Address Range: 240.0.0.0 s/d 255.255.255.255

Continue reading

VLSM Classless Subnetting

VLSM classless subnetting adalah suatu metode dalam classless subnetting di mana subnet mask dalam setiap subnet di dalamnya disesuaikan dengan jumlah host dalam masing-masing subnet tersebut, sehingga subnet mask pada setiap subnet bisa berbeda, tidak seperti pada SLSM classless subnetting dan classful subnetting yang masing-masing subnetnya memiliki subnet mask yang sama. Misalnya kita harus membuat subnet dengan kebutuhan seperti pada soal ini.

Buatlah subnet untuk suatu organisasi dengan empat divisi, dengan network address 192.168.16.0/24 dan jumlah host dalam masing-masing divisi sebagai berikut:
- Divisi I, 100 host
- Divisi II, 5 host
- Divisi III, 2 host
- Divisi IV, 10 host

Continue reading

Subnetting

Subnetting berguna untuk membagi sebuah jaringan menjadi beberapa sub jaringan (subnet) yang lebih kecil. Dalam subnetting, dikenal istilah subnet mask. Subnet mask yang biasa kita temui jika kita melihat konfigurasi IP address di komputer-komputer adalah 255.255.255.0. Dengan subnet mask seperti itu, dalam jaringan tersebut bisa terdapat 256 IP address, dengan 254 IP address yang dapat digunakan, satu IP address sebagai network ID, dan satu IP address sebagai broadcast address.

Misalnya terdapat sebuah jaringan dengan network address 192.168.16.0 dan subnet mask 255.255.255.0, maka IP address yang terdapat dalam jaringan tersebut adalah sebagai berikut.

Network ID: 192.168.16.0
Broadcast Address: 192.168.16.255
Available IP Address: 192.168.16.1 - 192.168.16.254

Continue reading